Isi Kandungan dan Keutamaan Membaca Al-Quran


Al-Quran merupakan kitab suci umat islam yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. Kitab suci Al-Quran yang merupakan Wahyu Allah Swt ini adalah penyempurna kitab-kitab sebelumnya, seperti  kitab jabur, tauret, dan injil. Sebagai sebuah wahyu penyempurna, tentulah isi kandungannya sangat komplet.
Benar. Kitab suci Al-Quran mengandung banyak sekali pokok ajaran yang berkaitan dengan agama islam. Jika digolongkan secara garis besar, isi kandungan Al-Quran ini memuat beberapa hal utama, seperti aqidah, ibadah, akhlak, hukum, dan sejarah. 
1. Aqidah
Akidah merupakan sebuah ilmu yang berisi tentang ajaran kepercayaan yang wajib dimiliki oleh umat manusia di seluruh dunia. Dalam Al-Quran, semua ajaran untuk mempercayai dan berkeyakinan penuh pada Allah Swt dijelaskan secara tersurat maupun tersirat. Orang-orang yang meragukan bahkan tidak mempercayai Allah Swt termasuk ke dalam golongan Kafir.
2. Ibadah
Jika dilihat dari segi bahasa, ibadah berarti tunduk, taat, ikut atau nurut. Sedangkan ibadah menurut pengertian “fuqaha” adalah segala bentuk ketaatan yang dijalankan untuk mendapatkan ridho Allah Swt. Gambaran mengenai ibadah dalam al-quran sangatlah luas, salah satunya adalah yang termuat dalam lima butir rukun islam, yakni mengucapkan syahadat, mengerjakan shalat, zakat, puasa, dan naik haji.
3. Akhlak
Akhlak merupakan perilaku dasar yang dimiliki oleh seluruh manusia. Akhlak yang dimiliki manusia itu terdiri atas akhlak baik dan akhlak buruk. Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa Allah Swt mengutus Nabi Muhammad saw sebagai penyempurna akhlak manusia sehingga bisa bertakwa kepada Allah Swt dengan mengerjakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
4. Hukum
Al-Quran mengajarkan banyak sekali hal yang berkaitan dengan hukum. Al-Quran menganjurkan setiap orang yang beriman untuk mejalankan hukum sesuai dengan ajaran islam. Pemberian hukuman dalam islam harus ditujukan kepada orang yang benar-benar sudah terbukti bersalah. Hukum dalam Al-Quran ini terdiri atas beberapa jenis, di antaranya jinayat, munakahat, muamalat, jihad, dan faraidh.
5. Tadzkir atau Peringatan
Al-Quran berisi tadzkir atau peringatan-peringatan dari Allah Swt untuk seluruh umat muslim agar senantiasa beribadah kepada-Nya. Allah Swt memperingatkan semua umat Nabi Muhammad saw tentang pedihnya siksa neraka dan memberikan gambaran tentang nikmatnya surga. Gambaran tentang hal-hal menyenangkan dalam Al-quran disebut targhib, sedangkan gambaran yang menakutkan disebut tarhib.
6. Sejarah
Al-Quran memuat banyak sekali kisah sejarah yang terjadi di masa lalu. Banyak kisah yang menceritakan kejayaan orang-orang yang senantiasa berada di jalan Allah Swt dan tak sedikit pula yang menceritakan kehancuran seseorang atau suatu kaum yang ingkar terhadap Allah Swt. Fungsi dari gambaran sejarah dalam Al-Quran adalah agar menusia, khusunya umat muslim dapat selalu belajar dari masa lalu.
Nah, itulah garis besar isi kandungan Al-Quran yang harus senantiasa umat muslim pelajari dan amalkan. Tak ada sedikit pun kerugian yang akan diterima dengan mempelajari dan membaca Al-Quran secara kontinyu. Bahkan, banyak keutamaan yang akan umat muslim dapatkan jika rutin membaca Al-Quran.
Beberapa keutamaan membaca Al-Quran, di antaranya sebagai berikut.
Hanya mendengarkan orang yang membaca Al-Quran saja sudah merupakan sebuah kebaikan, apalagi jika membacanya.
Membaca satu huruf Al-quran akan dihitung sebagai satu kali pahala kebaikan, di mana satu pahala kebaikan itu adalah sepuluh kali lipat.
Al-Quran merupakan penentu tinggi rendahnya kedudukan pembacanya di Surga kelak.
Seorang muslim yang membaca Al-Quran akan mendapatkan syafaat untuk di akhirat kelak.
Membaca Al-Quran akan memberikan ketenangan, ketentraman, dan kedamaian bagi hati, jiwa, dan pikiran pembacanya.

Related Posts:

0 Response to "Isi Kandungan dan Keutamaan Membaca Al-Quran"